Puncak Acara Babaritan, Warga Kranggan Sembelih Kebo Bule -->

.

Puncak Acara Babaritan, Warga Kranggan Sembelih Kebo Bule

Admin
Jumat, 14 Januari 2022


Kota Bekasi - Masyarakat Kampung Kranggan, Kelurahan Jatirangga, Kecamatan Jatisampurna terus menjaga tradisi kehidupan budaya serta adatnya dengan mengadakan acara babarit bersama sesepuh dan masyarakat


Babarit merupakan akronim dari kata "ngababarkeun ririwit" yang artinya melenyapkan kesusahan atau dengan kata lain bisa disebut sebagai "salametan bumi".


Untuk tahun ini, warga Kranggan mengelar acara puncak dari tradisi babarit dengan memotong kebo bule dan mengaraknya bersama sesajian hasil bumi berupa buah-buahan, kue, ikan, daging, serta nasi lima warna yang diletakkan dalam sebuah jalinan bambu yang beralaskan daun pisang berukuran 1,5 m x 1,5 m.


Menurut sesepuh Kranggan Suta Tjamin, acara puncak babarit ini diadakan 8 tahun sekali bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada sang pencipta karena telah diberikan kesehatan cukup dan tidak ada bala bencana


"Maknanya adalah untuk mengungkapkan rasa syukur kepada sang pencipta, bahwa masyarakat telah diberikan kesehatan, cukup diberikan sandang, pangan, papan, tidak ada bencana, tidak ada bala selama setahun ini," ungkap Suta Tjamin, Jumat (14/01/21).


Ditempat yang sama, salah satu tokoh masyarakat Kranggan Anim Imamudin mengatakan bahwa tradisi ini telah membaur sekian lama dengan masyarakat. Meskipun sarat dengan adat Sunda, babarit telah menjadi kebutuhan spiritualitas masyarakat, terlepas dari berbagai perbedaan latar belakang kehidupan pribadinya. 


Anim juga menjelaskan, acara tradisi hari ini merupakan hajat bersama warga Kranggan, tanpa melihat suku, ras, agama atau kepercayaan lain, walaupun diselingi dengan doa menurut kepercayaan agama islam


"Ini acara bersama, tidak lihat suku, ras, agama, atau kepercayaan. Semua warga Kranggan akan mengikuti adat buhun, adat leluhur," ucap Anim yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi. (GL)