Bawaslu Gandeng IWO Kota Bekasi Kawal Pilkada -->

.

Bawaslu Gandeng IWO Kota Bekasi Kawal Pilkada

Admin
Sabtu, 14 Agustus 2021

Kota Bekasi - Menjelang pemilu calon kepala daerah, Bawaslu Kota Bekasi melalui Kordiv Pencegahan Dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Tomy Suswanto mendorong partisipasi Insan Media untuk ikut aktif dalam pemilihan umum (Pemilu) yang tidak akan lama lagi diselenggarakan sekitar Juli 2022 atau sekitar 20 bulan mendatang.


Hal tersebut disampaikan Tomy saat mengunjungi sekertariat IWO jalan Rawa Tembaga 1 Rt 04/05 Margajaya Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Sabtu (12/08/21).


Tommy Suswanto juga mengatakan, partisipasi Insan Media sangat penting dalam pelaksanaan pemilu. Sebab rekan media punya posisi sangat strategis dalam ikut menyebarkan informasi pemilu. tidak hanya saat pelaksanaan Pemilu saja tetapi juga tahapan-tahapan sebelum dan sesudahnya seperti pendaftaran ataupun penghitungan suara. 


"Saya yakin, karena tiap hari teman-teman wartawan bisa bertemu masyarakat dan sekaligus menyebarkan informasi kepada publik," ungkap Tommy.


Ditempat yang sama, Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Bekasi, Iwan Nendi Kurniawan berkomitmen untuk membantu Bawaslu dalam menjernihkan isu terkait dengan informasi hoax seputar Pileg, Pilpres dan pemilihan kepada daerah yang tersebar di media sosial. 


Iwan juga menyampaikan pentingnya keterbukaan penyelenggara Pemilu antara jurnalis seperti Bawaslu. “Karena, keterbukaan juga adalah bagian dari meringankan kerja teman-teman jurnalis di lapangan. Untuk itu, penyelenggara pemilu tentu sangat diharapkan keterbukaanya,” ujar Iwan.


Iwan juga mengingatkan Jurnalis agar bekerja sesuai dengan Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan kode etik jurnalistik nantinya.


“Agar yang diberitakan sesuai dengan etik yang ada, dan tentu kita membutuhkan kerja sama antar penyelenggara pemilu Bawaslu Kota Bekasi dan IWO. Mengingat teman-teman wartawan yang tergabung di IWO dalam menyebarkan informasi selalu menegakan prinsip-prinsip jurnalistik, yakni disiplin dalam melakukan klarifikasi, verifikasi dan konfirmasi ke narasumber sebelum mepublikasikan berita," kata iwan. (GL)