Waduh, Tersangka AT Ungkap Korban Pernah BO Dengan Temannya -->

.

Waduh, Tersangka AT Ungkap Korban Pernah BO Dengan Temannya

Admin
Sabtu, 22 Mei 2021


Kota Bekasi - Drama pemerkosaan di bawah umur yang melibatkan anak anggota DPRD Kota Bekasi menemui babak baru. Tersangka AT(21) akhirnya diserahkan oleh orang tuanya kepada tim Jatanras Polres Metro Bekasi Kota pada Jumat (21/05/21) pagi.


"Telah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang diserahkan orang tuanya pada jam 4 subuh tadi, jadi tersangka sudah kita amankan," kata Kapolres Kombes Pol Aloysius Suprijadi


Kapolres juga menegaskan, Tersangka terancam dijerat dengan Perkara persetubuhan dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 Ayat (2) Junto 76 D Undang-undang Nomor 17 tahun 2006 tentang perlindungan anak.


"Tersangka terancam dijerat dengan Perkara persetubuhan dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 Ayat (2) Junto 76 D Undang-undang Nomor 17 tahun 2006 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 15 tahun dan denda sebesar 5 Miliar rupiah," ungkap Kombes Pol Aloysius Suprijadi.


Sementara itu, tersangka AT (21) mengaku bahwa persetubuhan tersebut didasari suka sama suka dengan korban PU (15). Ia juga mengaku bahwa orang tua korban mengetahui hubungan mereka.


Pria bertato tersebut sambil tertunduk lesu juga menerangkan, bahwa dirinya bersama korban PU (15) sudah mengenal selama 9 bulan terakhir melalui media sosial


"Orang tuanya tau karena waktu itu pernah orang tuanya jemput di kosan dan rumahnya gak jauh dari kosan dan saya juga akrab sama orang tua korban, waktu pernah minta ijin sama orang tua korban di izinin," kata AT


Selain itu, tersangka juga mengakui tindak kekerasan yang ia lakukan kepada korban karena kesal korban melayani BO (boking order) dengan teman tersangka sehingga tersangka melakukan pemukulan sebanyak 2 kali. Terkait dengan akun michat yang dipergunakan tersangka untuk eksploitasi seks terhadap korban.


"Tapi saat itu saya sadap WA dia dan ketahuan dia pernah BO sama teman saya, terus saya gampar sekali dia gak mau ngaku terus saya gampar lagi dia gamau ngaku, ya udah pada saat itu kita damai dan dia pulang," pungkasnya. (GL)