Warga Sekitar UPST Bantargebang Teriak Butuh Air Bersih

.

Warga Sekitar UPST Bantargebang Teriak Butuh Air Bersih

Galih
Minggu, 06 September 2020
Warga Kelurahan Ciketingudik mengeluh sulitnya air bersih


Kota Bekasi - Masyarakat sekitar Unit Pengelolaan Sampah Terpadu (UPST) Bantargebang disulitkan kebutuhan air bersih. Padahal Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi sudah membangun 5 titik sumur artesis tahun 2018 dengan menelan anggaran 20 Miliar.

Sarin Sunardi Ketua RW 04 Kelurahan Ciketingudik mengungkapkan, bahwa banyak warganya yang mengeluh air artesis tidak sesuai harapan, karena keluar air nya hanya pagi dan untuk siang, sore dan malam di atur dengan jam tertentu.

Dirinya berharap, Pemerintah Kota Bekasi menambahkan sumur artesis karena titik lokasi sumur artesis berada di wilayah RT 01 RW 05 Kelurahan Ciketingudik.

"Warga RW 04 masih banyak yang belum mendapat sambungan pipa sumur artesis, selain itu juga banyak warga yang mengeluh air artesis hanya bisa di dapatkan warga pagi hari ,siang, sore dan malam. Apalagi  air nya tidak bisa di kosumsi karena air tidak jernih, kalau air Artesis harusnya jernih dong," ucap Sarin.

Sementara itu, Rian Ketua Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi LKPK DPC Kota Bekasi, Menegaskan anggaran pembangunan sumur artesis yang cukup fantastis dengan menelan anggaran mencapai satu titik sumur artesis 5 Miliar


"Harusnya sudah bisa memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga sekitar UPST Bantargebang. Apalagi sekarang warga mengeluhkan kekurangan air bersih," Tutupnya. (GL)