Jembatan Akan Dibongkar, Warga : Siap Siap Terisolir Saat Banjir

.

Jembatan Akan Dibongkar, Warga : Siap Siap Terisolir Saat Banjir

Galih
Senin, 24 Agustus 2020
Jembatan Penyebrangan Jatimulya


Bekasi - Dua jembatan alternatif menuju kelurahan Jatimulya atau overpass KM 13+800 di atas tol Jakarta Cikampek bakal dibongkar oleh PT Adhi Karya untuk kepentingan depo proyek transportasi Light Rail Transit (LRT).

Terlihat Spanduk pemberitahuan penutupan permanen akses jalan jembatan sudah terpasang, terhitung mulai 3 September 2020 mendatang akan ditutup secara permanen.

Sesuai rapat musyawarah untuk mufakat warga melibatkan tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, Karang Taruna, Lurah, Babinsa, Bimaspol, dan pemuda setempat, Sabtu kemarin (15/08/20). Bahwasanya warga menolak pembongkaran jembatan ini

Rapat kemarin kami sepakat menolak pembongkaran permanen akses alternatif ini, dan lebih mengecewakan lagi rapat kemarin tanpa dihadiri pihak perwakilan pihak pelaksana pembangunan proyek PT. Adhi Karya (Persero)," ungkap latif kepada Bekasisatu.id, Senin (24/08/20).

Abdulllah (38) warga RT 07/09, Kelurahan Jatimulya, Kabupaten Bekasi menjelaskan, bahwa bila akses jembatan ini ditutup permanen, tidak ada jalan alternatif lain bila rumah warga diterjang banjir

“Jembatan itu sudah lama menjadi jalan alternatif kami kalau mau ke Kalimalang, bila terjadi banjir kami membeli lauk pauk lewat jalan tersebut,” kata Abdullah

Abdul mengemukakan bahwa warga Jatimulya telah menggelar pertemuan dan menyepakati untuk menolak pembongkaran dua overpass tersebut. Hasil musyawarah warga ini juga telah disampaikan kepada pemerintah daerah, apalagi sebentar lagi sudah musim penghujan.

“Sebentar lagi mau musim hujan, kalau wilayah Jatimulya banjir sudah pasti akses keluar melalui dua jembatan ini. Jika dibongkar, nanti warga Jatimulya jadi terisolir dan tidak bisa kemana-mana,” sambungnya. (GL)