Merasa Tertekan, Lukman Bakal Laporkan Leasing MCF Ke Polisi

.

Merasa Tertekan, Lukman Bakal Laporkan Leasing MCF Ke Polisi

Editor: BS
Selasa, 25 Februari 2020

Kota Bekasi - Konsumen Mega Central Finance (MCF), Lukman Rifai dibuat was was lantaran dirinya dimintai uang tunai sebesar 17 juta untuk mengambil kembali Mobil Xpander berplat B 2505 KKQ.

Dirinya pun menceritakan awal kejadian ketika pihak MCF menyuruh pihak ke 3 untuk mengambil mobil tersebut.

"Saya akui saya lalai sampai menunggak hingga 3 bulan, tapi kan proses penarikan mobil berjalan dengan lancar dirumah saya. Namun ketika saya mau mengambilnya kembali kenapa ada biaya penarikan sebesar 17 juta," ujar Lukman saat diwawancarai, Senin, (24/02/20).

Dirinya merasa keberatan dengan adanya biaya tambahan tersebut, karena diawal perjanjian sama sekali  tidak tertuang harus bayar seharga 17 Juta.

"Kita sebagai konsumen sama sekali tidak dihargai, seharusnya pihak MCF mencari solusi, ini sama sekali tidak ada solusi malah mereka memberikan tekanan ke saya kalau mau diambil mobilnya lunasi saja," ucap Lukman.

Lukman juga menyayangkan kenapa leasing sebesar Mega Finance tidak terlihat profesional. Karena sebagai konsumen dirinya merasa tertekan dan diwajibkan membayar uang penarikan.

"Saya merasa tertekan dan merasa diperas oleh pihak MCF, padahal saya sudah kooperatif menjalankan sanksi yang ada," ungkap Lukman.

Karena merasa tertekan dan dirugikan, Lukman berencana akan menempuh jalur hukum dengan menunjuk Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Gibas Kota Bekasi dan Law Office Chandra, SH sebagai pengacaranya untuk melaporkan masalah tersebut ke pihak berwajib. (GL)